Serang, Banten - Kehadiran Delegasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi di Provinsi Banten menjadi bagian penting dalam menyukseskan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Dipimpin langsung Ketua PWI Provinsi Jambi, H Ridwan Agus Depati, rombongan tiba di Kota Serang, Sabtu (7/2/2026), dan langsung bergabung dalam berbagai rangkaian kegiatan nasional insan pers.
Setibanya di lokasi, rombongan PWI Provinsi Jambi mendapat sambutan hangat dari panitia HPN 2026 Banten melalui pengalungan syal batik serta penyerahan maskot HPN berupa boneka Badak Bercula Satu. Sambutan ini menjadi simbol kebersamaan dan semangat persatuan insan pers dalam mengusung tema HPN 2026, “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.”
Ketua PWI Provinsi Jambi, H Ridwan Agus Depati, menegaskan bahwa kehadiran PWI Provinsi Jambi bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung dan menyukseskan agenda besar insan pers nasional.
“Kami dari PWI Provinsi Jambi hadir dengan semangat kebersamaan untuk ikut menyukseskan Hari Pers Nasional 2026. Ini adalah momentum penting untuk memperkuat peran pers dalam pembangunan bangsa,” ujar Ridwan Agus Depati.
Sejak tiba di Banten, delegasi PWI Provinsi Jambi telah aktif mengikuti sejumlah agenda strategis, mulai dari pembukaan pentas budaya, hiburan dan pameran UMKM, pameran pers dan Dewan Pers, demo masak Fiesta oleh IKWI Pusat, hingga seminar Proyek Strategis Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SIWO PWI.
Partisipasi aktif tersebut menunjukkan kesiapan PWI Provinsi Jambi untuk berkontribusi dalam memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan profesionalisme wartawan, serta mendukung peran pers dalam mendorong ekonomi daerah dan nasional.
“Insyallah, kami akan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan HPN 2026 di Banten sebagai bentuk dukungan penuh terhadap suksesnya perhelatan nasional ini,” pungkasnya.
Dengan keterlibatan aktif seluruh delegasi dari berbagai daerah, termasuk PWI Provinsi Jambi, HPN 2026 di Banten diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi dan penggerak pembangunan nasional.(AsenkLeeSaragih)

0 Komentar