Pers Jambi Berduka, Selamat Jalan Bung Idris Siregar


Jambi - Kabar duka menyelimuti kalangan aktivis dan insan pers di Provinsi Jambi. Seorang pegiat sosial sekaligus jurnalis, Muhammad Idris Siregar atau yang akrab disapa Bung Idris, meninggal dunia di Rumah Sakit Kambang, Kamis malam (7/5/2026).

Kepergian Bung Idris bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga menghadirkan kehilangan besar bagi dunia aktivisme dan jurnalistik di Jambi. Sosok yang dikenal vokal, kritis, dan dekat dengan berbagai kalangan itu menghembuskan napas terakhir setelah beberapa waktu menjalani perawatan.

Jenazah almarhum kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Danau Buluh (Tanjung Gedang), Kabupaten Muaro Bungo untuk disemayamkan dan dimakamkan.

“Innalillahi wainnailaihi rojiun, telah berpulang ke rahmatullah sahabat dan teman kita Muhammad Idris Siregar (Bung Idris),” demikian pesan duka yang beredar di sejumlah grup WhatsApp kalangan pers dan aktivis di Jambi.

Di mata rekan-rekannya, Bung Idris bukan sekadar aktivis biasa. Ia dikenal sebagai sosok yang tumbuh dari jalanan perjuangan, terbiasa menyuarakan keresahan masyarakat kecil, dan berani berdiri di garis depan saat kebijakan pemerintah dianggap tidak berpihak kepada rakyat. 

Dunia ini memang lucu. Saat seseorang hidup keras mengkritik keadaan, kadang namanya baru benar-benar dihargai ketika ia sudah tiada. Tradisi manusia yang agak tragis, tapi terus diulang.

Dari Demonstrasi ke Dunia Pers

Nama Bung Idris cukup dikenal dalam dinamika gerakan sosial di Kota Jambi beberapa tahun silam. Pada masa kepemimpinan Wali Kota Syarif Fasha, ia kerap terlihat dalam berbagai aksi demonstrasi di Kantor Wali Kota maupun gedung DPRD Kota Jambi.

Bagi Bung Idris, kritik bukan sekadar slogan. Ia aktif menyuarakan isu-isu sosial, pembangunan, hingga kebijakan publik yang dianggap merugikan masyarakat bawah. Rekan-rekan seperjuangannya mengenang almarhum sebagai pribadi yang keras dalam sikap, tetapi tetap menghormati hubungan pertemanan dan kemanusiaan.

Seiring berjalannya waktu, Bung Idris mulai meninggalkan dunia aksi jalanan dan memilih jalur lain untuk tetap menyuarakan aspirasi masyarakat, yakni melalui media massa. Sekitar empat tahun terakhir, ia aktif menggeluti dunia jurnalistik dengan mendirikan media siber ZonaBerita.

Transformasi itu menunjukkan perubahan cara perjuangan seorang Bung Idris. Dari pengeras suara di atas mobil komando, ia berpindah ke ruang redaksi dan layar berita digital. Namun satu hal yang disebut tidak berubah adalah keberpihakannya terhadap isu rakyat kecil.

Dekat dengan Dunia Politik dan Media

Selain dikenal sebagai aktivis dan jurnalis, Bung Idris juga beberapa kali terlibat dalam kerja-kerja media politik. Ia pernah menjadi influencer sekaligus tim media untuk Ivan Wirata. Tidak hanya itu, almarhum juga sempat bergabung dalam tim media pemenangan Maulana saat kontestasi Pilkada Kota Jambi.

Pada Pilkada Gubernur Jambi 2024, Bung Idris kembali dipercaya menjadi bagian dari tim media pemenangan Al Haris.

Meski pernah berada di lingkaran politik praktis, sejumlah kolega menyebut Bung Idris tetap mempertahankan karakter kritisnya. Ia dikenal mudah bergaul dengan berbagai kelompok, mulai dari aktivis mahasiswa, wartawan, politisi, hingga masyarakat biasa.

Sosok yang Peduli Rekan Seprofesi

Di lingkungan pers, Bung Idris dikenal sebagai pribadi yang ringan tangan membantu sesama jurnalis. Ia disebut sering memperhatikan rekan-rekan media, terutama jurnalis muda yang baru memasuki dunia pemberitaan.

Banyak rekannya mengenang almarhum sebagai pribadi yang tegas tetapi hangat dalam pergaulan. Kritik keras yang ia lontarkan di ruang publik tidak serta-merta membuatnya jauh dari hubungan sosial.

Kepergian Bung Idris meninggalkan jejak panjang perjalanan seorang aktivis yang memilih tetap bersuara hingga akhir hidupnya, hanya mediumnya yang berubah. Dari jalanan ke ruang redaksi. Dari spanduk aksi ke headline berita.

Selamat jalan, Bung Idris. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Pengasih dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta penghiburan.(AsenkLeeSaragih) 







0 Komentar